Kepala Sekolah SMPN 1 Ciawi Perbolehkan Bimbel Berbayar di Sekolah



BOGOR, INFO REALITA- Menurut informasi dari nara sumber selaku peserta yang tidak mau disebutkan namanya, di SMP Negeri 1 Ciawi Kabupaten Bogor, melakukan pungutan mulai dari nilai Rp.1.000.000 hingga Rp.1.500.000. Adapun tujuan dana tersebut untuk biaya perpisahan dan bimbel di sekolah.

Peserta didik tersebut menjelaskan bagi orang yang mampu membayar Rp. 1.500.000, bagi yang tidak mampu atau anak yatim diharuskan membayar Rp. 1.000.000, namun bisa di cicil ini khusus kelas 9 karena untuk persiapan setelah ujian yaitu buat perpisahan.
      
Masih menurutnya, ada iuran
bulanan Rp. 25.000 hingga Rp. 50.000 dari kelas 7-8 hingga kelas 9. peserta didik tersebut menjelaskan bagi peserta didik yang mampu membayar Rp. 50.000 per-bulan, bagi yang tidak mampu termasuk anak yatim membayar Rp.25.000 per-bulan.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ciawi Kabupaten Bogor pada  Hj.Yunan Fatma Wardani, Spd, Mpd. yang ditemui di ruang kerjanya (6-3-2020) ditemani oleh Wakasek Humas Suparman menjelaskan," Jumlah peserta didik dari kelas 7 hingga kelas 9 berjumlah 1. 153 peserta Didik.

Yunan, selaku Kepala Sekolah menjelaskan kepada Media Inforealita, diruang kerjanya bahwa Uang yang Rp. 1.000.000 dan Rp. 1.500.000 memang untuk perpisahan dan bimbel di Sekolah. adapun yang Rp. 25.000, Rp. 50.000 untuk membantu membayar guru honor  yang 20 orang itupun hasil kesepakatan orang tua peserta didik.

Yunan mejelaskan lagi kepada Inforealita kalau persoalan baru-baru ini pernah dilaporkan oleh orang tua peserta didik, kepada Inspektorat Kabupaten Bogor dan DPRD kabupaten Bogor, namun menurutnya tidak ada masalah.

Namun saat media Inforealita menanyakan kepada Yunan berapa biaya bimbel disekolah, dirinya menjawab Rp. 400.000 selama empat bulan, ketika ditanya oleh Inforealita boleh apa tidak bimbel berbayar di sekolah ? Kasek ini menjawab boleh saja karna diluar jam belajar jelasnya.

Padahal sudah diatur oleh PP No 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Bagian kelima Pasal 181 Pendidik dan tenaga kependidikan, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang poin (b). memungut biaya dalam memberikan bimbingan belajar atau les kepada peserta didik di satuan pendidikan.

Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Nomor 8. uang les. Berdasarkan Perpres ini, Pemerintah RI telah memberikan legalitas kepada SATGAS SABER PUNGLI untuk memberantas praktek PUNGLI di Indonesia. (Tim)