Lurah Serahkan PTSL Kepada Pihak Perumahan Bukan Kepada Pemohon .

BOGOR, INFO REALITA- PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

Namun di dalam Program PTSL di Kelurahan Cioendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menuai kejanggalan hal ini terungkap berkat adanya aduan dari salah seorang pemohon program PTSL tahun 2018 lalu atas nama Wida Ekawati yang mengaku belum mendapat sertifikat tersebut sampai hari ini, bahkan dirinya tidak pernah memberi kuasa, atau mengkuasakan pada siapapun dalam menerima sertifikat PTSL tersebut, saat ada undangan penyerahan sertifikat itu dari BPN Kota Bogor Kekelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. 

Sementara saat dikonfirmasi oleh pihak media, Alyas Lurah Cilendek Barat yang kini menjabat sebagai Lurah Kebon Pedes, di ruang kerjanya mengatakan, " terkait PTSL atas mana Wida Ekawati sudah jadi sejak tahun 2018 lalu, bahkan antara pihak Pemohon dan pihak PT Abdi property dimana awalnya dia merupakan pemilik kapling yang sekarang menjadi perumahan PT Abdi Property , saya juga tidak tahu ada perjanjian apa antara pemohon dan pihak PT Abdi property " mungkin bisa saja pemohon belum melunasi cicilanya" ujarnya. 

Saat media kembali bertanya terkait siapa yang melakukan permohonan sertifikat, Lurah pun memberikan penjelasan awalnya pihak pemohon atas nama Wawan yang mengkoordinir para pemohon yang tinggal di kaplingnya, untuk ikut program PTSL atas nama individu masing masing sebanyak 16 pemohon namun setelah PTSL jadi kemudian pihak PT meminta pihak kelurahan untuk memberikan sertifikat tersebut kepada pihak menejemen, PT. Abdi Property" Ujar Lurah. Kalo yang mengeluarkan sertifikat PTSL kan bukan Kelurahan tapi Pihak BPN. 

Sementara, terkait perijinan perumahan itu hanya sampai Kecamatan, jika rekan Media ingin mencari informasi yang lebih lanjut silahkan saja ke perijinan pungkasnya. (Red)